Ini Dia Lantai Vinyl Anti Air Dan Bakteri

Dewakonstruksi.xyz – Memiliki ruang yang rapi dan bersih tentu menjadi impian banyak orang. Hanya saja kita sering dihadapkan pada kebingungan tentang material apa yang sebaiknya digunakan agar bangunan tetap bersih dan rapih, khususnya lantai yang cukup rawan menjadi sarang bibit penyakit. Lantai vinyl dapat menjadi solusi untuk menciptakan ruang yang nyaman sekaligus sehat, karena selain murah dan mudah diaplikasikan, lantai vinyl juga ada yang bertipe anti air dan anti bakteri.

Lantai Vinyl

Lantai Vinyl Anti Air

Lantai vinyl anti air sering digunakan pada ruangan-ruangan di rumah atau hotel. Bahan yang menyusun lantai ini pun biasanya hanya selapis. Lantai vinyl anti air ini juga memiliki kelebihan anti bakteri, hanya saja tidak terlalu dispesifikasikan seperti vinyl lantai anti bakteri yang digunakan untuk rumah sakit.

Lantai Vinyl Anti Bakteri

Lantai vinyl anti bakteri biasanya digunakan di ruang-ruang rumah sakit. Lantai vinyl anti bakteri terbagi ke dalam dua jenis:

1. Lantai vinyl heterogenous

Vinyl ini terdiri dari beberapa lapis (heterogen). Lapisan anti bakteri ada di bagian paling atas, sedangkan lapisan bawah terbuat dari campuran karet dan PVC (polyvinyl chloride). Lantai vinyl heterogenous digunakan di ruang UGD dan ruang perawatan. Lantai vinyl heterogenous lebih murah dibanding jenis lainnya, hanya saja lantai vinyl jenis ini agak sulit dibersihkan karena sifatnya menyerap noda.

2. Lantai vinyl homogenous

Lantai vinyl homgenous adalah vinyl dengan bahan satu lapis. Anti bakterinya terdapat di seluruh bagian yang apabila permukaannya terkelupas, anti bakteri dan anti kimia masih tetap ada. Vinyl homogenous cenderung lebih mahal dan biasanya digunakan di ruang yang harus selalu steril seperti ruang operasi.

Cara Umum Memasang Vinyl:

  • Ukur ruang yang akan diberi vinyl agar tidak kekurangan dan lantai tertutup semua, nantinya lebihkan sedikit luas vinyl dari ukuran luas ruangan.
  • Bersihkan lantai dengan teliti. Jika lantai kotor, maka lantai vinyl tidak akan menempel kuat dan tidak akan rapi.
  • Gunakanlah lem yang berkualitas. Lem berkualitas bisa Anda temukan di toko bangunan. Oleskan lem di lantai dan di bagian bawah vinyl lalu tempel segera dan ikuti alur yang telah ditentukan agar rapi.
  • Gunakanlah cutter atau pisau yang tajam dan penggaris besi saat memotong vinyl agar mendapatkan hasil yang rapi.
  • Pastikan benda apapun di atas lantai tidak ada karena akan mengganggu proses pemasangan.

Cara Memasang Vinyl Rumah Sakit:

  • Secara umum, pemasangan vinyl rumah sakit dan ruangan biasa hampir sama, hanya saja ada hal-hal yang perluu diperhatikan:
  • Lantai rumah sakit harus dinaikkan ke dinding membentuk lengkungan agar tidak ada debu atau kotolan lain yang terselip di ujung lantai.
  • Sebagai dasar vinyl, untuk memungkinkan terbentuknya lengkungan, pertemuan antara lantai, sudut ruangan dan dinding dibuat melengkung melalui pengecoran.
  • Ujung vinyl ditutup menggunakan rekatan khusus agar vinyl dapat merekat maksimal ke lantai dan dinding.
  • Sambungan antara vinyl dan lantai pun ditambah bahan karet sehingga vinyl merekat maksimal sampai tidak memungkinkan debu atau kotoran masuk.

Keunggulan Menggunakan Lantai Vinyl:

  • Perawatan mudah karena cukup sapu dan pel.
  • Tersedia banyak pilihan dan model corak dan warna.
  • Desain vinyl sering menyerupai tampilan serat kayu atau batu, sehingga enak dipandang.
  • Permukaan halus.
  • Nyaman karena bagian dasar lantai vinyl terbuat dari busa atau kain.
  • Usia relatif lama, berkisar antara 10-15 tahun.
  • Mudah dipasang.
  • Lebih kuat karena mampu menahan air/anti air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *